advertorial bisnis finansial hosting internet macos opini rekomendasi smartphone website

Setting SSH Tunnel di VPS untuk Mempercepat Download

4 Apr 2021 - 11:46

Bagi yang punya VPS, lokal maupun luar negeri pasti ada akses SSH. Aksesnya lewat Command Line. Ternyata VPS punya kegunaan lain, tidak hanya untuk menyimpan data website. Di artikel ini saya akan menggunakan SSH tunnel di Firefox dan FDM (Free Download Manager). Saya tidak akan membahas kenapa SSH tunnel bisa menambah kecepatan internet. Bagi yang tertarik penjelasan tentang apa itu SSH dan kegunaannya bisa membaca artikel dari SSH.com.

Sebelumnya kita cek dulu alamat IP sekarang, soalnya nanti setelah koneksi SSH tunnel aktif maka alamat IP akan memakai IP dari VPS. Ada banyak website untuk cek IP, saya pakai whatsmyip.com. Nanti akan tampil data seperti ini.

Alamat IP sebelum pakai SSH tunnel.
Alamat IP sebelum pakai SSH tunnel.

Setting SSH Tunnel di Firefox

Di artikel ini VPS yang saya pakai dari Vultr (link afiliasi, dapat saldo $100). Pertama kita tentukan dulu koneksi SSH tunnel ini mau dipakai dimana. Pertama saya akan pakai di Firefox, masuk ke bagian pengaturan General > Network Settings, klik Settings.

Pengaturan SSH tunnel di Firefox
Pengaturan SSH tunnel di Firefox

Pilih Manual proxy configuration, isi localhost di bagian SOCKS Host dan Port 8080. Pilih SOCKS v5 konfirmasi setting dengan klik OK. Jika kita coba buka website maka akan muncul The proxy server is refusing connections. Ini karena tidak ada koneksi proxy yang aktif.

Sekarang saatnya setting SSH tunnel di VPS. Saya pakai Termius, fungsinya sama saja tapi ada fitur Snippet yang bisa menyimpan command dan password. Bagi yang ingin pakai Termius silakan baca artikel tentang Termius, bisa untuk Windows & Linux. Cocok banget untuk yang suka main dengan Terminal atau command line.

Fitur yang saya suka dari Termius adalah Snippets. Kita tidak perlu mengetik command, tinggal klik 2x Snippets yang sudah kita simpan sebelumnya maka otomatis langsung dieksekusi.

Perintahnya seperti ini, sesuaikan dengan alamat IP VPS kalian ya ssh -D 8080 -N root@207.xxx.xxx.xxx. Ketik password atau kalau pake Termius, dobel klik saja Snippets yang berisi password. Kalau berhasil tampilan di Terminal akan seperti ini.

Aktifkan koneksi SSH di terminal
Aktifkan koneksi SSH di terminal

Untuk memastikan apakah SSH tunnel sudah aktif, kita cek alamat IP komputer lagi. Nah sudah berubah, berarti koneksi di Firefox ini akan melalui VPS terlebih dahulu. Nah ini perbandingan kecepatan download video YouTube menggunakan situs yt1s.com ketika SSH tunnel aktif dan koneksi biasa.

Alamat IP berubah menjadi IP VPS. Di sini berubah jadi negara Singapore mengikuti lokasi VPS.
Alamat IP berubah menjadi IP VPS. Di sini berubah jadi negara Singapore mengikuti lokasi VPS.
Kecepatannya naik setelah pakai SSH tunnel.
Kecepatannya naik setelah pakai SSH tunnel.

Tanpa SSH tunnel, kecepatannya tidak pernah lebih dari 200 KB/s. Begitu setting proxy dan SSH tunnel diaktifkan, kecepatannya bisa lebih dari 500 KB/s. Koneksi internet yang saya pakai Smartfren, dan kecepatan ini bisa lebih cepat lagi ketika dini hari. Pernah lebih dari 1 MB/s.

Setting di Free Download Manager

Untuk file dengan jumlah banyak, lebih baik menggunakan program download manager seperti FDM. Bagusnya FDM mendukung koneksi proxy, settingnya juga sangat mudah. Masuk ke bagian Preferences > Network, centang Configure manually: isi SOCKS 5 dengan localhost dan port 8080. Lalu aktifkan koneksi SSH tunnel lewat terminal. Dijamin kecepatan download makin ngebut.

900 Kb/s menggunakan Free Download Manager dan SSH tunnel aktif.
900 Kb/s menggunakan Free Download Manager dan SSH tunnel aktif.

Efek ke VPS

Sejauh ini tidak efek negatif ke VPS, kebetulan saya pakai SSH tuneel ini pagi hari. Jadi tidak mempengaruhi ke blog/website yang ada di VPS tersebut. CPU usage juga tidak terlalu terpengaruh, masih di bawah 50%. Cuma efeknya ke kuota bandwidth, tapi rasanya ga akan habis kuota 1.000 GB.

Aman, baru terpakai 25 GB dari 1.000 GB.
Aman, baru terpakai 25 GB dari 1.000 GB.