Perayaan Imlek di Aceh, Bukti Toleransi Antar Umat Beragama Belum Mati

Perayaan Imlek di Aceh, Bukti Toleransi Antar Umat Beragama Belum Mati

Beberapa waktu lalu teror dengan dalih agama di tanah air sempat ramai terjadi. Bahkan buntut dari kejadian ini gak sedikit yang menganggap bahwa toleransi antar umat beragama di Indonesia telah mati. Tapi seketika semua itu berubah ketika melihat perayaan Imlek di Aceh pada Jumat, 16 Februari 2018 kemarin.

Perayaan Imlek di Aceh, Bukti Toleransi Antar Umat Beragama Belum Mati

Seperti hal nya perayaan Valentine, perayaan Imlek juga diprediksi bakal menimbulkan pro-kontra di kalangan masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Banyak yang berpikir dengan panasnya situasi antar golongan yang ada sekarang bakal merembet. Tapi rupanya hal itu gak terjadi di Serambi Mekah, Aceh.

Yes, Aceh yang notabene dihuni sama mayoritas muslim dan bahkan menerapkan hukum syariat islam itu justru menjadi inspirasi ketika Tahun Baru Imlek kemarin. Suasana Imlek terlihat sangat damai dan kondusif bahkan bisa dibilang meriah. Dengan meleburnya berbagai lapisan masyarakat, baik itu Tionghoa, Muslim dan golongan lainnya.

Perayaan Imlek di Aceh, Bukti Toleransi Antar Umat Beragama Belum Mati

Suasana Damai Perayaan Imlek di Aceh, Muslim dan Tionghoa Berbaur Untuk Memeriahkan

Barongsai, tabuhan alat musik gong tambur dan simbal serta hiasan serba merah jadi hal yang biasa ada pada tiap perayaan Imlek. Tapi ada satu pemandangan unik dalam perayaan Tahun Baru Cina tersebut di Aceh kemarin. Adalah penampakan banyak wanita Aceh yang lengkap dengan hijab nya ikut memeriahkan Imlek.

Perayaan Imlek di Aceh, Bukti Toleransi Antar Umat Beragama Belum Mati

Yes, tanpa harus menggunakan atribut kecina-cinaan, mereka tetap ikut serta bersama saudara tionghoa mereka yang merayakan Imlek. Pemandangan langka semacam ini tentu menjadi obat tersendiri di tengah konflik antar agama yang tengah melanda nusantara akhir-akhir ini.

Melihat warga muslim Aceh yang antusias mengikuti perayaan Imlek yang bukan hanya sebatas di festival nya saja. Bahkan ada yang mengunjungi vihara untuk melihat ritual ibadah etnis tionghoa. Gak cuma itu, terlihat juga seorang remaja wanita Aceh yang ikut sebagai anggota Barongsai yang memeriahkan festival.

Perayaan Imlek di Aceh, Bukti Toleransi Antar Umat Beragama Belum Mati

Kemeriahan Tahun Baru Imlek di Banda Aceh tersebut seakan menjawab pertanyaan berbagai pihak yang sempat pupus harapannya terhadap toleransi antar agama. Berkaca dari Aceh, daerah yang bukan hanya mayoritas penduduk muslim. Mereka bahkan menganut sistem hukum syariat islam, semua dapat hidup berdampingan.

Daerah lainnya di tanah air, kapan mau menyusul?

Leave your vote

16 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Bagaimana Komentar Kamu?