Legalisasi Becak di Jakarta Untuk Kembali Beroperasi, Pada Setuju Gak?

Legalisasi Becak di Jakarta Untuk Kembali Beroperasi, Pada Setuju Gak?

Akhir-akhir ini sempat ramai di media bahwa Gubernur Anies Baswedan bakal mengeluarkan Pergub tentang legalisasi becak di Jakarta untuk kembali beroperasi. Angkutan tradisional ini emang sempat jadi primadona di Ibukota sebelum akhirnya dilarang. Dan gebrakan Anies ini tentu memunculkan respon yang variatif.

Legalisasi Becak di Jakarta Untuk Kembali Beroperasi, Pada Setuju Gak?

Semenjak menjabat sebagai Gubernur Jakarta, pasangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno emang gak bosan bikin sensasi. Ada beberapa gebrakan yang dilakukan pasangan ini yang terkesan menabrak sistem yang udah berjalan. Dan salah satunya adalah tentang peraturan beroperasinya kembali becak di Jakarta ini.

Yap, sontak rencana Anies yang satu ini mendatangkan pro dan kontra dari berbagai kalangan masyarakat. Baik dari rakyat Jakarta itu sendiri hingga sejumlah pejabat Ibukota ikut mengeluarkan respon mereka. Ada yang menilai ini keputusan yang tepat, namun tak sedikit menilai bahwa ini justru bakal bikin Jakarta tambah semrawut.

Apa Yang Akan Terjadi Jika Gubernur Legalisasi Becak di Jakarta Untuk Kembali Beroperasi?

Becak memang udah dilarang buat beroperasi di Ibukota sejak tahun 1980 oleh Gubernur Jakarta waktu itu, Bapak Ali Sadikin. Bukan tanpa sebab waktu itu pemerintah provinsi melarang becak. Kendaraan becak dinilai menghambat jalan, menyebabkan kemacetan lalu lintas dan bahkan dinilai sebagai salah satu bentuk eksploitasi manusia.

Legalisasi Becak di Jakarta Untuk Kembali Beroperasi, Pada Setuju Gak?

Menghambat jalan dan menyebabkan kemacetan lalu lintas, ini adalah dua hal yang gak bisa dipisahkan. Jika pada tahun 80-an saja pemerintah saat itu punya pandangan seperti ini, apalagi sekarang. Seperti yang kita semua tau, kondisi jalan di ibukota saat ini semakin semrawut dengan macet yang gak berkesudahan.

Namun akan hal itu Anies mengaku bahwa becak akan beroperasi di wilayah perkampungan aja. Jadi jangan berharap kita bisa lalu-lalang naik becak di jalan protokol, ya setidaknya itu rencana pak Gubernur. Terlepas dari itu, semua kembali lagi kepada masyarakat yang menilai.

Sejarah Unik Dibalik Legalisasi Becak di Jakarta

Salah satu alasan mengapa pemprov dahulu melarang operasional becak adalah karena eksploitasi manusia. Yap, alasan ini ternyata gak mengada-ada loh, sebab becak sendiri pun punya sejarah yang gak terlalu baik. Adalah tentang dimana dan bagaimana ide tentang becak pertama kali ditemukan kala itu.

Legalisasi Becak di Jakarta Untuk Kembali Beroperasi, Pada Setuju Gak?

Meski berasal dari dialek Hokkian, Be Chia (Kereta Kuda), ternyata ide becak ini justru muncul di Amerika Serikat pada tahun 1865. Adalah Goble yang kala itu ingin mengajak sang istri jalan-jalan tanpa sang istri harus merasa capek. Ide tentang kereta pengangkut manusia tanpa atap dan juga ditarik oleh manusia itu pun muncul.

Dan seperti yang kita tau, perbudakan pada jaman dahulu di Negeri Paman Sam cukup ramai terjadi. Sehingga biarpun sudah gak memasuki masa nya, tetap nuansa akan eksploitasi tenaga manusia itu masih terasa. Belum lagi kebanyakan penarik becak disini adalah orangtua yang memang sudah bingung mau kerja apa.

Jadi intinya, baik atau tidaknya efek yang akan ditimbulkan oleh legalisasi becak di Jakarta kembali ini semua tergantung masyarakat Jakarta. Apa ingin menjalani kehidupan Ibukota yang modern, atau berkutat pada Ibukota dalam masa 30 tahun silam. Semua pilihan kalian, warga Jakarta.

Leave your vote

16 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Bagaimana Komentar Kamu?